Monday, January 27, 2020

Polda Metro ungkap Modus Penipuan tukar Kartu Atm


Polda Metro menyita ratusan ATM dari komplotan penipuan.


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyidik Direktorat Reserse Kriminal tertentu Polda Metro Jaya menyita ratusan ATM berbagai variasi dari tangan komplotan penipu bermodus tukar kartu tersebut.

"Ini barang fakta yang kita menemukan ada nyaris 100 kartu ATM bermacam model. mengapa saya bilang ini banyak banget? karenanya di sini modus operandinya gantikan kartu ATM kaum korban," papar Kepala bagian Humas Polda Metro Jaya Komisaris besar Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Selasa (10/3).

Dalam pengungkapan itu polisi berhasil meringkus empat tersangka. ialah inisial AR (26), DN (56), MR (33), H (19). Selain empat tersangka diatas polisi masih lakukan pengejaran terhadap dua tersangka lainnya ialah M dan IL.

Dengan jumlahnya barang bukti yang disita dari tangan kelompok tersangka tersebut, penyidik kepolisian menduga komplotan tersebut udah beraksi puluhan kali. adalah salah satu tersangka yang diperiksa polisi bahkan mengaku telah beraksi puluhan kali & udah gak perlu diingat dengan pasti seberapa kali ia melancarkan aksinya.

"kalau ditanya ke mereka, semacam tersangka DN ini telah bukanlah 10, 20 tapi banyak banget. capai lupa ia," kata Yusri.

Dalam peluang itu Yusri mengingatkan kepada publik untuk tak gampang percaya dengan tawaran oleh orang gak di kenal.

"Ini modus mudah oleh praktisi, ini bisa merupakan pembelajaran ini, masalahnya dengan gampangnya menawarkan satu bisnis. Mereka berlagak tidak sama-sama kenal ternyata komplotan," tuturnya.

Yusri menyebutkan dalam mengoperasikan aksinya tersangka M akan berpura-pura sebagai pengusaha asing yang hendak berbisnis mobile phone di Indonesia. M mengaku hendak membeli telephone seluler dalam jumlah Jumbo, tapi beralasan kartu ATM-nya gak bisa dikenai di Indonesia.

Tersangka DN seterusnya dapat mencari korban dengan dalih meminjam rekening untuk tempat pembayaran & menjanjikan komisi sebesar 15 persen dari nilai transaksi kepada korbannya. setelah itu kedua tersangka mengajak korban ke ATM dengan dalih periksakan saldo dini ATM miliknya dan milik korban.

tapi saat kontrol saldo di ATM tersebut tersangka DN diam-diam menyimak korban saat menambahkan PIN kartu ATM-nya.

setelah itu kedua tersangka mengajak korban melahap siang & dua-duanya mengarah lokasi sebuah memanfaatkan satu mobil. Di penjelajahan, tersangka M akan berpura-pura menyaksikan kartu ATM korban & di saat itulah tersangka M menggantikan kartu ATM korban dengan dengan kartu yang serupa.

sehabis menguasai kartu ATM dan PIN korbannya, tersangka yang lain yang berinisial H & MR dapat menguras saldo tabungan korban & mentransfer uang itu ke 24 rekening penampungan yang sudah disiapkan oleh golongan tersangka.


sumber : di antara








Polisi menyingkap Penipuan Modus rubah ATM

No comments:

Post a Comment