Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaan asal China, Sinogene untuk pertama kali kalinya melaporkan berhasil mengkloning seekor kucing. Garlic, kucing yang berhasil dikloning adalah variasi British Shorthair.
Perusahaan yang berbasis di Beijing ini menyebutkan hewan penemuan kloning berkapasitas posisi genetik yang tetap dengan hewan aslinya.
"Hewan hasil kloning dan hewan peliharaan penemuan kloning berkapasitas urutan genetik yang masih, sehingga gen yang perihal dengan gen itulah akan identik. semacam design, struktur badan, kemampuan bawaan dan sebagainya," tulis keterangan dalam situs resmi perusahaan sama dengan dilaporkan AFP.
Pemilik Garlic mengaku senang dengan penemuan kloning kucing abu-abunya itulah. ia menyebutkan Garlic baru secara fisik tampaknya sangat mirip dengan Garlic asli.
Huang, pemilik Garlic menyebutkan kesamaan antara kedua kucing semakin dari 90 persen. ia pula menginginkan kucing kloningnya itu memiliki perilaku & karakter yang sama pula.
untuk dapat mengadopsi Garlic, Sinogene membebani kandidat pemilik dengan uang tebusan sebesar 250 ribu yuan ataupun sebanyak Rp495 juta (1 yuan= Rp1.981).
CEO Sinogene Mi Jidong menyatakan walau harganya terbilang tinggi, namun tidak jarang pula kliennya berpenghasilan tinggi. Bahkan menurutnya, banyak anak muda yang baru lulus yang jadi kliennya. Selain mengkloning kucing, perusahaan pula meniru anjing dan kuda. "apakah pun asal usul hewan peliharaan, pemilik bakal melihatnya adalah segmen dari keluarga. Kloning hewan peliharaan memenuhi kepentingan emosional generasi muda," ujar Mi.kini bisnis hewan peliharaan di China sedang tumbuh sehingga bisnis kloning hewan dianggap menjanjikan. pelaporan Pet Fair Asia & halaman hewan peliharaan Goumin.com mencatat pengeluaran pemilik hewan peliharaan di China pada 2018 menggapai 170,8 miliar.
[Gambas:Video CNN] (ndn/evn)
No comments:
Post a Comment