Sunday, February 16, 2020

Inilah Garlic 2 0 Kucing pertama-tama hasil Kloning Ilmuwan China














Suara.com - Ilmuwan China udah berhasil membuat terobosan baru dalam teknologi kloning hewan. Mereka terlah berhasil 'melahirkan' kucing pertama temuan kloning yang diberi nama Garlic 2.0.











dikatakan bahwa Garlic 2.0 ini yaitu kucing penemuan klonging dari seekor kucing yang telah mati.











technology kloning ini bermula dari kesedihan Huang Yu, pemilik kucing peliharaan yang bernama Garlic.











Kucing peliharaannya mati dan dia harus berbuat sesuatu untuk "mengembalikannya".











Cue Sinogene, perusahaan kloning hewan peliharaan berbasis di Beijing, China sudah mengkloning lebih dari 40 anjing peliharaan.











baca pula : Kontroversial, Ilmuwan China dan AS memberikan tambahan Gen Otak Manusia ke Monyet











Mereka termasuk sekelompok ilmuwan China yang mengolah penemuan kloning anjing pertama-tama di dunia.












image

Dalam web resmi perusahaan, satu diantara ilmuwan sekalian dokter hewan bernama Shi Zhensheng yang tergabung dalam proyek ini menyebutkan bahwa kloning kucing sangat susah kalau dibanding dengan kloning anjing.











"Karakteristik reproduksi & fisiologis kucing tidak serupa dari umumnya hewan. masalahnya kucing bukanlah hewan yang terasa ovulasi spontan, mereka adalah adalah salah satu dari sedikit hewan yang merangsang ovulasi. Siklus reproduksi mereka spesial dan panduan buat kloning terlalu susah. Operasi ini rumit," kata Shi Zhensheng dalam pernyataannya di laman resmi Sinogene.




































Zhensheng dengan bangga menjelaskan bahwa ini mengidentifikasi teknik Jumbo China dalam bagian kloning.











simak juga : Pohon Purba Berusia 3.000 Tahun Dikloning Ilmuwan, Ini Penampakannya











sehabis mengupayakan sepanjang satu tahun, ilmuwan China bisa mentransfer embrio ke kucing pengganti yang hasilnya melahirkan anak kucing penemuan kloningan.











Embrio tersebut dibiarkan berkembang sepanjang 66 hari.











image

Garlic 2.0 akhirnya lahir pada 21 Juli 2019 lewat kelahiran mengalami dan seluruh gennya diawali dari sel somatik punya Garlic yang telah mati.












Kini, pada awal September 2019, kondisi Garlic 2.0 konsisten sangat segar dan membuktikan bahwa penemuan kloning kucing pertama oleh ilmuwan China berjalan berhasil lolos.











simak pula : Ilmuwan Berusaha Mengkloning Kuda Purba, Usianya 30 Ribu Tahun











diberitakan dari IFLScience, sistem pemeriksaan & inovasi kloning membuat sang pemilik, Huang Yu, harus meluncurkan budget sebesar 250 ribu yuan atau Rp 495 juta.





















Mi Jidong, General manager Sino Valley Biotechnology Co., Ltd. mengatakan bahwa Garlic 2.0 telah resmi dinobatkan sebagai kucing kloning pertama yang sepenuhnya dibudidayakan di China.











Pada tahun 2018, 22 juta warga China memelihara sejumlah 40 juta kucing sebagai hewan peliharaan.











simak pula : Ilmuwan China Kembangkan camera yang dapat tangkap Foto dari Jarak 45 kilometer04a7d3d609129a9296bf7ac0608c2097)










kalau sebagian kecil dari mereka bersedia meluncurkan ratusan ribu yuan maupun ratusan juta rupiah, maka industri kloning hewan peliharaan akan menjadi industri yang sangat menguntungkan di zaman depan.











walaupun temuan kloning, Garlic 2.0 tetap terlihat adalah hewan yang imut dan tak ada yang menerka bahwa dia adalah kucing kali pertama penemuan kloning yang dikerjakan oleh ilmuwan China. (HiTekno.com).








































bayi klon

No comments:

Post a Comment