Wednesday, December 25, 2019

akui Dukun dan dapat menemukan Barang Hilang Pria Di Surabaya Curi mobile phone dikerjakan pertama-tama Kali

laporan wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUN-VIDEO.COM - Ada-ada saja akal bulus maling telephone seluler bernama Puguh Tonggak Andriyan (35) masyarakat Wonocolo Surabaya mengelabuhi korbannya.

Demi memuluskan upayanya gasak smartphone korban, ia berpura-pura menjadi paranormal maupun dukun pendeteksi barang hilang.

Modusnya sederhana, dia meminta korbannya tidur seraya membayangkan keberadaan barangnya yang hilang hingga terlelap.

Saat memastikan korbannya terlanjut larut dalam rasa kantuk sampai pulas tertidur.

Bapak satu anak ini sontak comot telephone seluler kepunyaan korban, lalu kabur meninggalkannya.

Seraya tertunduk malu, ia akui tidak memiliki kapasitas apa saja dibidang klenik, supranatural maupun perdukunan.

segala tersebut dipercaya pria yang bekerja sebagai tukang ojek online tersebut sebagai kedok semata.

"Enggak ada jampi jampi. hanya alibi aja," tangkisnya pada awak media di web Mapolsek Wonocolo, Rabu (18/3/2020).

pelaku mengaku baru banget lakukan aksinya itu. Ditanya perihal nasib smartphone curian bila aksinya itu berhasil. dia malah menggelengkan kepala.

"Belum ada rencana pingin menjual kemana, enggak kenal harga telephone seluler juga," ucapnya.

tapi dia menyampaikan, apabila tindakan nekatnya tersebut pasalnya , dilatarbelakangi terdesak pembayaran cicilan motor.

"buat bayar sepeda motor vario, ya cicilan credit," tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Wonocolo Kompol Masdawati Saragih mengatakan, praktisi baru pertama kali kali ditahan, & korbannya baru satu masyarakat.

"Korban tetap 1, belum sempat ditahan," tukas Masdawati.(*)

konten ini udah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Modus Bapak Ojol Surabaya Curi ponsel, Ngaku Dukun Sakti Pendeteksi Barang Hilang, Endingnya sesuai ini

Editor: PurwariyantoroVideo Production: Ramadhan Aji PrakosoSumber: Tribun Jatim.com


akui Dukun dan bisa temukan Barang Hilang, Pria di Surabaya Curi smartphone, digerakkan pertama Kali

No comments:

Post a Comment