Thursday, December 12, 2019

Realme meyakinkan Kenaikan Harga mobile phone Di Indonesia


KOMPAS.com - Vendor smartphone asal China, Realme, mengonfirmasi bahwa perusahaan udah menaikkan beberapa telpon seluler Realme yang sudah dijual di Tanah Air.  Kenaikan harga ini disampaikan oleh Public Relations manager Realme Indonesia, Krisva Angnieszca.


berdasarkan Krisva, kenaikan harga ini diakibatkan oleh kondisi ekonomi global yang beberapa waktu terakhir sebenarnya kurang stasioner, bisa jadi imbas wabah virus corona yang masih "menginfeksi" beberapa sektor industri.


"masalahnya dampak dari kondisi global yang tidak stagnan baru saja, anggaran bahan baku, rantai pasokan, logistik dan budget yang lain telah mengalami kenaikan, sementara nilai ganti USD-IDR pula menggapai rekor terendahnya," tutur Krisva, saat dihubungi KompasTekno, Selasa (24/3/2020).


"sebab itu, Realme meningkatkan harga beberapa produk kami. tetapi, harga baru yang kami pastikan masih jauh lebih rendah dari harga peluncuran resmi produk-produk itulah," imbuhnya.


Kendati demikian, wanita yang akrab disapa Vava ini tak menyebutkan produk Realme apakah saja yang harganya diciptakan. ia cuman menyatakan bahwa "nyaris seluruh" produk Realme memang bakal terasa kenaikan harga.


baca pula: Harga Realme 6 di Indonesia lebih Mahal Rp 400.000, Ini Alasannya


Pantauan KompasTekno di toko formal Realme di Tokopedia & Shopee, beberapa mobile phone Realme sebetulnya mendapati pengembangan harga.



Realme C3 (3 GB/32 GB), misalnya, kini dibandrol pada harga Rp 1,9 juta buat varian RAM 3 GB dan memori internal 32 GB. Harga tersebut lebih mahal Rp 200.000 dari harga peluncuran pada Februari lalu dengan banderol Rp 1,7 juta.


Ada pula Realme 5i (4 GB/64 GB) yang kini dijual di harga Rp 2,2 juta, lebih mahal Rp 200.000 pula dibanding harga resmi yang pada Januari lalu yang dipatok di angka Rp 2 juta.


baca pula: Realme 6 dan Realme 6 Pro formal di Indonesia, Ini Harganya


meskipun ada kenaikan harga, peminat telephone seluler Realme agaknya tak memerlukan khawatir jika akan membeli produk dari perusahaan sub-brand Oppo ini di kemudian hari.


lantaran, Krisva ikut menjelaskan bahwa pihaknya akan mengikuti perkembangan kondisi terkini terkait kondisi global yang menimbulkan harga di beberapa segmen produk baru saja meningkat.


"bahwa (ditanya) mencapai kapan, itu tergantung perkembangan kondisi sebanyak. Kami tentu akan pesat menyesuaikan diri (harga)," tangkisnya.


 simak pula: Pasar Smartphone Indonesia, Pasokan merosot 10 Persen dan Harga dapat Naik




Realme memastikan Kenaikan Harga mobile phone di Indonesia

No comments:

Post a Comment