JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Menteri Pemuda & mengerjakan olahraga Imam Nahrawi membantah telah membawa handphone ke di rumah tahanan dan meng-update status WhatsApp dari dalam rutan.
Imam mengatakan, telepon genggam yang ditemukan petugas di dalam selnya saat pemeriksaan tiba-tiba bukanlah hand phone miliknya.
"Yang pasti bukanlah punya aku," tutur Imam saat ditemui di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (11/3/2020) siang.
s1eBaca juga: KPK: Imam Nahrawi Bantah Update Status WhatsApp dari Tahanan
Imam mengaku gak memahami telepon genggam yang ditemukan petugas KPK. ia juga mengaku tak kenal kalau ada tahanan lain di selnya yang memanfaatkan telephone genggam didalam tahanan.
Imam pun menyerahkan temuan hand phone itu kepada pihak KPK buat diselidiki lebih lanjut agar tak menciptakan polemik.
"warga kayak saya ini khan? rentan juga dituduh-tuduh, udah disidang, sudah lah kita menunggu, yang tentu itu tidak punya aku handphone tersebut," ujar Imam.
baca pula: KPK menemukannya ponsel di Sel Imam Nahrawi
Saat ditanya permasalahan unggahan status WhatsApp yang tunjukkan gambar Imam saat beribadah haji bersama istrinya, Imam juga membantah & enggan berkomentar banyak.
"Makanya tunggu dulu, saya belum memberikan statement apa saja kecuali itu bukan nilik saya, yang kedua kita menanti penemuan dari KPK," tutur Imam.
dikutip sebelumnya, Imam Nahrawi dicurigai meng-update status WhatsApp-nya dengen mengunggah foto dari dalam rutan pada Kamis (5/3/2020) lalu.
baca juga: KPK Dalami Dugaan Imam Nahrawi Unggah Foto dari Rutan
Petugas selanjutnya menggelar inspeksi mendadal dan menjumpai sebuah telepon genggam yang berada dalam situasi mati di sel posisi Imam ditahan.
No comments:
Post a Comment