Jakarta, CNBC Indonesia - wabah virus corona atau Covid-19 makin meluas di Indonesia. bagian tambahan persoalan positif pun bertambah tiap harinya.
sampai Jumat (27/3/2020) pukul 12.00 WIB, bagian permasalahan positif di Indonesia mencapai 1.046 kasus dengan angka kematian 87. Sementara baru sebanyak 46 pasien dipastikan sembuh dan 913 pasien dalam perawatan.
penebaran virus ini di Indonesia terlampau cepat & mengenai siapapun tanpa pandang bulu termasuk kaum pejabat. selain itu, pula menyasar karyawan perbankan papan atas di Indonesia.
sejumlah bank pun dimulai mengumumkan status positif corona dari pegawainya. cara pencegahan & isolasi pun digerakkan sebagaimana sistem yang ditetapkan oleh pemerintah.
Berikut beberapa bank yang sudah mengumumkan ada karyawannya yang positif corona & melakukan metode antisipasi:
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)Pada Senin silam (23/3), manajemen BBCA mengumumkan adalah salah satu pegawainya positif terinfeksi virus corona setelah lewat rangkaian tes yang dijalankan.
Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja menuturkan, karyawan yang terinfeksi corona itulah beraktivitas di kantor pusat BCA, Thamrin, Jakarta. "benar," papar Jahja saat dikonfirmasi CNBC Indonesia, perihal surat edaran dari CEO BCA.
"Hari ini [Senin kemarin], mewakili keluarga besar BCA, dengan rasa empati jelas, berbobot hati, saya pengen menuturkan bahwa beberapa saat yang lalu, manajemen mendapatkan pelaporan formal bahwa salah satu kawan kita di Kantor Pusat BCA di konfirmasi positif COVID-19, pasca menjalani rangkaian tes," tulis Jahja, dalam surat edarannya.
BCA, papar Jahja, mengambil keputusan sudah melakukan segala prosedur yang dipastikan seimbang protokol pencegahan dan penghilangan pandemi ini.
tak cuman itu, sejak penderita positif itu sakit, manajemen BCA memantau dan memberlakukan Work From Home (WFH) bagi staf BCA yang berkomunikasi & berinteraksi aktif dengan yang berkenaan.
BCA juga lakukan protokol Business Continuity Plan (BCP) dalam mengantisipasi penebaran COVID-19, lewat dilakukan aksi disinfektan untuk seluruh lantai dan lift dibawah manajemen BCA di Kantor Pusat BCA.
"Karyawan yang melakukan aktivitas di lantai yang semacam yang berkaitan dapat diberlakukan WFH serta kami bakal memantau secara mendalam," terangnya.
selanjutnya, kerjakan pengukuran suhu badan. lakukan sanitasi sarana & infrastruktur, siapkan hand sanitizer, lakukan koordinir pembatasan sosial serta lakukan koordinasi fasilitas weekend banking. selain ini, mengaktifkan skema pemisahan lokasi kerja (split operation) dan kebijakan beraktivitas di rumah (Work From Home).
PT Bank Permata Tbk (BNLI)
Pada Jumat 20 Maret 2020, bank yang akan malahan punya Bangkok Bank ini membuktikan adalah salah satu karyawannya positif terkena virus corona. Karyawan itulah bekerja di kantor pusat Bank Permata, tepatnya di gedung World Trade Center (WTC) II, Sudirman yang satu hari-hari bertugas di segmen back office dan tak berhadapan sontak dengan nasabah.
"Kami bisa konfirmasikan bahwa adalah salah satu karyawan Bank positif di serang virus COVID-19. Karyawan itu sekarang udah dibawah maintenance skuad medis & sedang dipantau Manajemen," tutur Head of Corporate Affairs PermataBank, Richele Maramis, saat dikonfirmasi CNBC Indonesia.
Richele melanjutkan, Bank Permata sudah lakukan teknik mitigasi dengan mengunci kantor Bank Permata di Menara WTC II dan menyemprotkan disinfektan di seluruh ruang kerja.
"Command Center COVID-19 PermataBank udah lakukan pengecekan kontak (contact tracing) kepada rekan kerja, keluarga serumah, ataupun posisi yang lebih mungkin tercipta kontak," tuturnya.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI)
Pada Selasa 17 Maret 2020, seperti ditulis Detiknews, bank BUMN ini mengumumkan adalah salah satu pegawai positif COVID-19 & kondisinya statis. selanjutnya pada Rabu 18 Maret 2020 BNI balik mengumumkan ada pegawai yang statusnya suspect.
merupakan metode antisipasi BNI sudah mengerjakan pengembangan sanitasi gedung di tempat instrumen beraktivitas. Kantor menutup sementara & operasional fasilitas dialihkan ngantor cabang terdekat.
Dalam pernyataan resmi yang diperoleh CNBC Indonesia, Corporate Secretary BNI Meiliana, menjelaskan BNI menerapkan penyesuaian metode kerja yang bertujuan untuk mendorong penularan virus corona.
tindakan ini merupakan teknik yang diambil BNI kegunaan memberikan perlindungan maksimum kepada pegawai, keluarganya, & bahkan nasabah dari bisa jadi terpapar COVID-19 yang kini udah menjadi wabah global.
BNI menentukan tiga penyesuaian sistem kerja merupakan Split Operation, Shift Operations, dan Work From Home. Split dan Shift Operation diberlakukan untuk kegunaan yang terkait dengan operasional utama dan layanan perbankan.
Sementara itu, posisi lainnya diterapkan cara Work From Home atau mengerjakan aktivitas dari rumah. sistem ini sekedar diterapkan pada wilayah yang telah dinyatakan adalah wilayah dengan situasi efek tinggi.
PT Bank independent (Persero) Tbk (BMRI)Pada 16 Maret lalu, Bank independen mengumumkan pengalihan operasional Kantor Cabang Jakarta Kyai Tapa diawali Senin (16/3) ke cabang Bank berdiri sendiri Jakarta S. Parman.
Corporate Secretary Bank independent, Rully Setiawan, mengatakan pengalihan operasional ini dikerjakan merupakan tindakan preventif dan dukungan terhadap nasabah dan aparatur. Pasalnya, terdapat seseorang aparatur yang memerlukan penelitian semakin lanjut perihal virus corona.
"kesegaran aparatur dan nasabah adalah prioritas kami. malahan kami kerjakan ini merupakan langkah preventif. informasi semakin lanjut kami serahkan kepada Kementerian kebugaran merupakan instansi yang berwenang mengatakan info terkait COVID-19 ini," papar Rully Setiawan dalam siaran persnya.
tentang dengan usaha pencegahan penyebaran COVID-19, lanjut Rully, nasabah dapat memanfaatkan penerapan berdiri sendiri Online terbaru yang dapat menjamu berbagai kebutuhan transaksi keuangan nasabah.
Bahkan, bertepatan dengan transformasi digital Bank mandiri, sekarang warga luas juga bisa melakukan pembukaan rekening tabungan di mana pun, tanpa harus hadir ke kantor bank ataupun bertemu dengan staff perbankan di Bank independent.
"semua kepentingan untuk pembukaan tabungan dapat dikerjakan dengan video call," papar Rully.
PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA)
Bank yang disokong satuan CIMB asal Malaysia ini mengkonfirmasi satu masyarakat karyawannya positif terserang virus Corona pada 15 Maret silam.
Toni Darusman, Head of Marketing, merek, and Communications CIMB Niaga, menjelaskan karyawan itulah beraktivitas di back office di Griya Niaga 1 Bintaro & gak berinteraksi seketika dengan nasabah.
"terakhir memasuki kerja tanggal 28 Februari 2020 sebelum mengalami gejala sakit. selanjutnya pada 2 Maret 2020 yang bersangkutan dimulai dirawat di rumah sakit, menggapai hasilnya diyakinkan positif Covid-19 pada hari minggu 15 Maret 2020," ujar Toni dalam pernyataannya.
walau gak menyebutkan apakah kantor tersebut ditutup sementara atau gak, Toni menjelaskan CIMB Niaga telah memberlakukan protokol dan usaha-upaya preventif, salah satunya disinfektasi kantor-kantor CIMB Niaga dan bakal konsisten meningkatkan frekuensi pembersihan dan sanitasi.
selain ini, CIMB Niaga juga melakukan pengaturan sistem kerja terpisah buat bagian kerja kritikal telah diterapkan melalui cara lancar dan berlanjut ke fragmen non kritikal.
"sebagai trik lanjutan, kami sedang membahas melalui langkah seksama penerapan melakukan aktivitas dari rumah (work from home) untuk bagian-segmen spesifik," katanya.
[Gambas:Video CNBC]
(dob/dob)
No comments:
Post a Comment