Monday, December 9, 2019

riwayat Viral membawa Tetangga Kencan Via Drone Di moment Corona



Jakarta, CNN Indonesia -- keadaan menjaga jarak pada era pandemi virus corona (Covid-19) tak selamanya terdapat resiko negatif. seseorang fotografer bernama Jeremy Cohen di Brooklyn, New York, yang yaitu episentrum Covid-19 di Amerika Serikat (AS) malah berhasil menjumpai rekan kencan saat sedang bermain drone.

Pada akhir pekan yang hangat, muncul seseorang perempuan menari dengan lincah di atap gedung sebelah apartemen Cohen. dia mencoba menyapa si perempuan dengan melambaikan tangan yang setelah itu disambut dengan antusias.


tindakan saling sapa ini pun menumbuhkan inisiatif Cohen mewujudkan gagasan mengajaknya kenalan. Cohen menulis nomor ponselnya di secarik kertas lalu mengirimkannya ke perempuan tersebut menggunakan drone.


"aku pikir, ini ialah peluang sempurna untuk kerjakan ini," kata Cohen mengutip dari Time.

Rupanya gayung bersambut. Tori Cignarella, perempuan yang mencuri perhatian Cohen, sadari nomor smartphone yang disematkan pada drone. momen ini diabadikan di video yang ia unggah di akun TikTok dan Instagram pribadinya.

[Gambas:Instagram]

"Sejujurnya aku ngedapetin ada hubungan yang aneh dengannya," membuka Cohen.

Cignarella bercerita saat berada di rooftop dia menari 'We All In This Together' dari film 'High School Musical'. menurutnya saat itu tariannya terbilang tak maksimum, namun siapa duga gerakannya membuat Cohen terpana.

"aku senang bertemu orang baru, jadi kalaupun ada seseorang yang melambaikan tangan pada aku, saya bakal membalas dengan puas hati, aku tidak dapat mengabaikannya," sebut Cignarella.

ia tidak menyangka lambaian tangannya berujung pada hal tak tersangka, dihampiri drone dari satu orang.

"tersebut kayak momen 'yak ampun', ya Tuhan ini sekarang banget? tersebut begitu keren," tuturnya.

Saat menerima drone tersebut ponsel Cignarella sedang mati, dia baru dapat mengirim pesan ke Cohen satu jam kemudian. Mereka berdua hasilnya setuju kerjakan kencan, tapi dilakukan dengan pose physical distancing.

Cohen siapkan meja dan kursi di balkon apartemennya, Sedangkan Cignarella pula kerjakan perihal yang sama juga di atap gedung posisi dia tersisa. Masing-masing menikmati hidangan, termasuk sebotol anggur, sambil sama-sama berhadapan via video call di smartphone.


[Gambas:Instagram]

untuk Cohen, tetap tinggal di rumah jadi tantangan untuk lebih kreatif. dia memilih untuk mengeksekusi gagasan baru di kepalanya.

"saya akan teruslah heran bagaimana kalau, yang terus akan berujung pada hal-soal yang semakin buruk," tangkisnya.

Cignarella menganggap konferensi keduanya tidak harus akan tetap berujung pada interaksi romantis. buat dia seharusnya dia bisa tingkatkan rekanan baru terutama Cohen tersisa di seberang apartemennya.

"saya terlalu senang punya rekanan yang tinggal bersebelahan malahan dapat nongkrong bareng, bahwa karantinanya usai, segera," papar ia.

kemungkinan pertemuan keduanya jadi cerita inspiratif sekaligus memberikan angin sejuk untuk AS dan negara-negara yang berjuang menghadapi Covid-19.

Saat video Cohen diunggah di Tiktok, materi itu dilihat jutaan warga. Ini dapat malahan fakta bahwa dunia memerlukan kabar-informasi bagus di tengah keadaan tidak tentu.

[Gambas:Video CNN]

Social distancing atau physical distancing melalui cara merasakan membuat masyarakat ngerasain kesepian. namun Cohen & Cignarella berikan akan terus ada sistim untuk terhubung satu persis lain tanpa mesti melangkahkan kaki.

"bila Tinder dan Bumble tak berhasil, mencoba terbangkan drone saja!" canda Cohen.

(els/fea)




Age of Deceit (2) - Hive Mind Reptile Eyes Hypnotism Cults World stage - Multi - Language

No comments:

Post a Comment