Saturday, December 28, 2019

Teka Teki ponsel di dalam Sel Yang tidak dipercaya Imam Nahrawi


Jakarta -

Pemilik telepon seluler atau ponsel di sel Imam Nahrawi menjadi teka-teki. bekas Menpora tersebut mengaku tak mengetahui menahu berkaitan hp yang ditemukan KPK di selnya tersebut.

hasil ponsel itu bermula dari beredarnya foto tangkapan layar status WhatsApp terdakwa permasalahan dugaan suap dana hibah KONI tersebut. Tangkapan layar tersebut memperlihatkan Imam yang mengunggah foto saat menunaikan ibadah haji dengan istrinya, Shobibah Rohmah.

Unggahan foto tersebut disertai caption 'memori haji tahun waktu lalu.setelah antri sepanjang 7 th..haji reguler mendampingi ibunda tercinta dan bibinda yg lemah...smg semua sahabat muslim Allah mudahkan utk dapat ziarah makkah madinah lilhajji wal umrah secepatnya.amiiin alfaatihah'. Pada sudut atas tangkapan layar tersebut nampaknya terdapat nama Imam Nahrawi.

KPK pun bergerak. KPK sontak melaporkan info tentang Imam Nahrawi ke Karutan KPK. akhirnya, ditemukan ponsel yang sudah mati di kamar sel Imam Nahrawi.

"Atas info itulah seterusnya kami segera melaporkan kepada Karutan KPK untuk ditindaklanjuti. & setelah itu hari Jumatnya petugas rutan melakukan lakukan sidak ke dalam rutan. Dalam rutan dan seterusnya saat tersebut memang menemukan ada alat kenyataan elektronik bersifat handphone yang telah mati," papar Plt Jubir KPK Ali Fikri di kantornya, jalur Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (10/3).

Uji forensik juga dikerjakan buat mengetahui isi didalam hp mati itulah. selain ini, petugas rutan tempat Imam ditahan juga dicermati.

"Iya tentu saja (petugas rutan diperiksa) melalui langkah keseluruhan unit dari prosedur tersebut semua digerakkan pemeriksaan-studi tentang dengan ditemukannya hp di dalam rutan tersebut," tutur Ali.

KPK juga masih lakukan pendalaman. KPK menguji membongkar misteri siapa yang menyelundupkan mobile phone itu ke kamar Imam Nahrawi. lantaran, pemeriksaan seimbang standard operating procedure (SOP) selalu diterapkan di rutan.

"perlu kami sampaikan bahwa di Rutan KPK, Rutan Pomdam Jaya Guntur, tentu saja di sana udah digerakkan analisis. Ada SOP, ada berlapis tempat bagus tersebut pengunjung atau terdakwa yang muncul masuk pasalnya , berobat dan persidangan," tangkisnya.





Simak juga video tuntas diteliti KPK, mantan Menpora Imam Nahrawi Lantunkan Selawat:








No comments:

Post a Comment